Artikel Islami

KONSEKUENSI PENGEMBAN AMANAT

Surabaya, 3/10/2019. Pelantikan anggota DPR masa bakti 2019-2024 dilaksanakan 1 Oktober 2019 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Anggota DPR yang baru dilantik tersebut merupakan hasil pilihan rakyat pada pemilu April 2019.

Proses untuk jadi anggota DPR 2019-2024 melalui proses panjang menyita waktu, tenaga, pikiran, dan finansial yang tidak sedikit. Anggota DPR merupakan manifestasi personal-personal terpilih dan bersedia mengemban amanat. Kesediaan mengemban amanat merupakan warisan yang sangat manusiawi dari generasi ke generasi berikutnya.

Apabila dikaitkan dengan kisah penawarisan mengemban amanat pertama kali dari Allah SWT, maka langit tidak sanggup, bumi tidak sanggup, dan para malaikat pun tidak sanggup mengemban amanat karena takut melanggar apa yang telah ditetapkan-Nya.

Akan tetapi, manusia dengan lantang menerima untuk mengemban amanat dari Allah SWT tersebut. Selanjutnya, konsekuensi manusia menerima amanat dapat dikategorikan sebagai dholuman jahulan (QS, 33:72) yang berarti bahwa manusia sangat dholim dan amat bodoh.

Read more ...

Penderitaan "Ambyar" setelah Dapatkan Hidayah dari Tuhan

Surabaya, 30/9/2019. Lagu baru Didi Prasetyo yang lebih dikenal Didi Kempot, berjudul "Ambyar" mengakomodasi keping-keping hati yang patah bagi anak-anak muda. Dia memprediksi lagunya disukai khusus generasi muda (milenial) yang sedang patah hati dan galau berat. Fenomena yang demikian, diartikulasikan Didi Kempot dengan tidak cengeng, tetapi dibuat para penikmatnya ingin berjoget (Kompas, 29/9/2019).

Hati yang galau berat dialami oleh semua manusia tanpa kecuali. Manusia pertama yang hatinya patah berkeping-keping dan galau berat adalah Adam dan Hawa. Betapa tidak galau berat, keduanya dipisahkan Allah dalam waktu relatif lama (ratusan tahun), sehingga tidak punya kekuatan yang tersisa, kecuali doa untuk mendapatkan hidayah dari Allah SWT.

'Ya Allah, kami telah menganiaya diriku sendiri dan jika Engkau tidak mengampuniku dan tidak memberi rahmat kepada diriku, pastilah diriku termasuk orang yang merugi ' (QS, 7:23).

Ternyata, doa Adam dan Hawa tersebut, "ambyar" dikabulkan Allah SWT di Jabal Rahmah, Gunung Kasih Sayang, dan keduanya hidup bersama kembali seperti di surga berkat hidayah-Nya.

Pelajaran yang dapat dipetik dari kisah Adam dan Hawa yang sangat menderita adalah kelembutan hati (latiful qolb) yang menyebabkan hatinya terbuka terhadap cahaya ilahi, maka sebagai rasa syukur Adam dan Hawa, keduanya berthawaf. Kisah ini termasuk salah satu insipirasi mengapa manusia berumrah dan berhaji. (Tubiyono)

Sains Memperteguh Keyakinan Beragama

Surabaya, 24/9/2019. Subhaballah, maha suci Allah yang telah menurunkan Al Quran yang lurus (benar). Salah satu kebenaran itu termanifestasi setelah sains bidang kedokteran membuktikan bahwa jasad Firaun yang diteliti oleh Maurice Bucaile, sebagai kepala peneliti, di Perancis ada kesesuaian dengan kitab suci Al Quran (Republika.co.id).

"Maka pada hari ini, Kami selamatkan badanmu supaya kamu dapat menjadi pelajaran bagi orang-orang yang datang sesudahmu (QS, 10:92).

Prof. Dr. Maurice Bucaille (19/7/1920 - 17/2/1998). Seorang dokter ahli bedah berkebangsaan Perancis berjasa besar dalam dunia sains dan Islam zaman modern.

Berdasarkan temuan tersebut dapat memperteguh keyakinan Bucaille untuk masuk Islam dengan tanpa keraguan sedikit pun. Hal itu telah ditegaskan dalam Al Quran ( QS, 2:2). "Kitab Al Quran itu tidak ada keraguan isi kandungannya".

Oleh karena itu pernyataan Albert Einstein sangat relevan "science without religion is lame, religion without science is blind" (ilmu pengetahuan tanpa agama adalah lumpuh, agama tanpa ilmu pengetahuan adalah buta).

Adanya bukti ilmiah tersebut , secara internal, semakin meneguhkan keyakinan umat muslim dalam beribadah. Secara eksternal dapat dijadikan referensi intekektual religius. (Tubiyono)